Berita Muslim Sahih

MENGENAL ISLAM LEBIH DEKAT DENGAN SEGALA KENYATAAN YANG ADA

Tag Archives: teror

Prestasi & Warisan Muhammad

Sekapur Sirih

“Menghormati iman orang-orang percaya yang tulus seharusnya tidak menyebabkan investigasi yang dilakukan para ahli sejarah dilarang atau dibelokkan … Seseorang harus mempertahankan hak-hak dari metodologi dasar sejarah.” – Maxime Rodhinson.

Agama adalah agama yang pesat kemajuannya dengan jumlah pemeluknya ± 1,3 milyar orang. Mereka yang memeluk agama Islam disebut sebagai orang Muslim. Pendiri agama Islam adalah Muhammad bin Abdullah. Sejarah penyebaran agama ini dari mula-mula sampai akhir abad ke-19 adalah melalui perjuangan hingga kepada kekerasan dan peperangan-peperangan. Sejarah memperlihatkan bahwa bangsa atau suku bangsa yang dikalahkan oleh pendudukan Islam dipaksa memeluk agama Islam, diusir atau hilang nyawanya. Nabi Muhammad berkata terus terang: “Aku dimenangkan melalui teror” (Bukhari 4.52-220). Sebuah pengakuan jujur bahwa prestasi dan warisan “kemenangan” Islam tidak tegak tanpa pedang.

Baca pos ini lebih lanjut

Kebenaran Bukan Penghinaan

Teroris Muslim Menakut-nakuti Penerbit Inggris Supaya Minta Maaf

oleh: Ali Sina

Pada 10 Nopember, Muslim Public Affair Committee (Komite Muslim Urusan Umum), MPAC, badan sejenis CAIR (badan muslim di Amerika) di Inggris menerbitkan sebuah surat berisi kemarahan mereka, mengutuk penerbit Amber Books dari Inggris dgn tuduhan menghujat. Kehebohan ini adalah mengenai sebuah buku yg berjudul Sejarah Hukuman yg baru2 diterbitkan Amber Books.

Buku tersebut sama sekali bukan tentang islam. Situs Amber Books menjelaskan: “Sejarah Hukuman” memberikan gambaran yg lengkap dari hal ini, dimulai dari hukum2 dan hukuman dari Mesopotamia kuno dan kode Hammurabi, dan sampai dengan masa kini dengan tindakan2 yg dilakukan sekarang termasuk pemenjaraan, hukuman fisik dan hukuman mati. Mencakup baik aturan2 hukum dan hukumannya, dalam buku ini sudah termasuk bab2 mengenai cara2 kuno dalam menghukum, seperti hukuman dalam Alkitab, hukuman cara Romawi, dan hukum sharia.”
Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: