Arsip untuk Kategori 'Artikel Ali Sina'

Kebenaran Bukan Penghinaan

Teroris Muslim Menakut-nakuti Penerbit Inggris Supaya Minta Maaf

oleh: Ali Sina

Pada 10 Nopember, Muslim Public Affair Committee (Komite Muslim Urusan Umum), MPAC, badan sejenis CAIR (badan muslim di Amerika) di Inggris menerbitkan sebuah surat berisi kemarahan mereka, mengutuk penerbit Amber Books dari Inggris dgn tuduhan menghujat. Kehebohan ini adalah mengenai sebuah buku yg berjudul Sejarah Hukuman yg baru2 diterbitkan Amber Books.

Buku tersebut sama sekali bukan tentang islam. Situs Amber Books menjelaskan: “Sejarah Hukuman” memberikan gambaran yg lengkap dari hal ini, dimulai dari hukum2 dan hukuman dari Mesopotamia kuno dan kode Hammurabi, dan sampai dengan masa kini dengan tindakan2 yg dilakukan sekarang termasuk pemenjaraan, hukuman fisik dan hukuman mati. Mencakup baik aturan2 hukum dan hukumannya, dalam buku ini sudah termasuk bab2 mengenai cara2 kuno dalam menghukum, seperti hukuman dalam Alkitab, hukuman cara Romawi, dan hukum sharia.”
Lanjutkan membaca ‘Kebenaran Bukan Penghinaan’

Diskusi : Menjaga Perasaan Muslim

Oleh: Ali Sina

Kamis, 19/11/2009 – Jam 02:02

Saleh:

Pak Ali Sina,
Aku tak tertarik untuk berdebat denganmu. Kupikir kau salah sangka tentang aku. Yang kuminta darimu hanyalah: demi Allâh, berhentilah menyakiti perasaan Muslim. Ini hanya permintaan saja dan terserah engkau mau berbuat apa.
Semoga Allâh menunjukkanmu jalan yang lurus.

───────────

Ali Sina:

Hallo Saleh,
Memangnya perasan Muslim itu lebih penting ya daripada nyawa orang² tak berdosa yang jadi korban Muslim setiap hari? Mengapa kau pikir perasaanmu itu lebih berharga dibandingkan nyawa para kafirun? Kau tidak tersinggung kala para Muslim sibuk membunuhi orang lain, tapi sebaliknya kau sangat tersinggung saat ada orang yang menyatakan hal sebenarnya tentang Nabimu yang gila.

Ali Sina.

───────────
Lanjutkan membaca ‘Diskusi : Menjaga Perasaan Muslim’

Benarkah Derajat Wanita Membaik Setelah Datangnya Islam?

Oleh : Ali Sina

Bertentangan dengan kepercayaan umum kaum Muslim, Islam TIDAK sedikitpun meningkatkan derajat wanita di Arab Saudi. Malah merendahkan. Salah satu bukti terdapat dalam Hadith:

Bukhari Volume 3, Buku 43, Nomor 648
Narasi Abdullah bin Abbas:
“Saya ingin bertanya kepada Umar tentang kedua wanita diantara para isteri Nabi yang dikatakan Allah : “Jika kedua diantara kalian bertobat kepada Allah …”
Saya mengatakan, “Wahai Ketua !” Siapa kedua wanita di antara isteri Nabi yang disebut Allah sebagai “Jika kedua diantara anda bertobat kepada Allah (66.4)”? Ia menjawab, “Saya heran atas pertanyaan anda, Wahai Ibn Abbas, Tentu mereka adalah Aisha dan Hafsa.”

Lalu Umar meneruskan narasi dan mengatakan :
Lanjutkan membaca

Islam Bukan Agama Damai

Islam is not a religion of peace.

oleh:  Ali Sina

“Islam adalah agama damai”. Itu yang biasanya disuarakan politisi yang “politically correct”. Tetapi “politically correct” belum tentu correct. Kenyataannya, Islam BUKAN agama damai. Islam adalah agama kebencian, teror dan perang.

Studi mendalam tentang Quran dan Hadis mengungkapkan bahwa Islam yang ditampilkan oleh para juru propaganda Muslim tidak benar dan kebanyakan orang, bahkan mayoritas muslim sendiri, banyak yang tidak tahu.

Islam, seperti diajarkan dalam Quran dan dipraktekkan oleh Muhamad, seperti dilaporkan dalam Hadis (biografi dan perkataan Muhamad) adalah ajaran yang penuh dengan ketidakadilan, tidak mengenal toleransi, kekejaman, absurditas, diskriminasi, kontradiksi dan menuntut kepercayaan buta. Islam mendorong pembunuhan kaum non-muslim dan melecehkan hak azasi wanita dan kaum minoritas. Islam berkembang melalui JIHAD (perang suci) dan memaksakan tujuannya dengan membunuhi non-muslim/kafir. Dalam Islam, pemurtadan adalah tindak kejahatan yang paling besar dan diancam hukuman mati. Lanjutkan membaca ‘Islam Bukan Agama Damai’

Mengalahkan Islam

Oleh : Ali Sina

Di salah satu artikelku, aku menulis:

Aku percaya jika kita terus melanjutkan kampanye untuk menjatuhkan Islam dan ilmuwan2 Muslim, dalam waktu kurang dari seperempat abad, Islam akan kalah. Islam akan jatuh, sama seperti nasib Komunisme. Ingat kata2ku hari ini, meskipun seandainya kaupikir aku sinting. Jika kita bekerja sama, terutama para eks Muslim, kita dapat menyingkirkan Islam lebih cepat daripada yang dapat dibayangkan siapapun. Iran sudah jadi negara anti Islam. Lebih dari separuh penduduk Iran tidak menyatakan diri sebagai Muslim lagi.

Kita hancurkan Islam dari fondasinya. Gedung kerajaan Islam tampaknya memang kokoh. Tapi itu hanya kelihatan dari luar saja. Gedung kokoh ini akan runtuh seketika.
Lanjutkan membaca ‘Mengalahkan Islam’

Debat Antara Yang Mulia Ayatollah Montazeri dan Ali Sina

DEBAT : A SINA vs Ayatollah Montazeri (1 s/d 4)

Ayatollah Montazeri

Di Bulletin Board of Jebhe Melli (Gerakan Nasional Demokrasi Iran) aku menanyakan beberapa pertanyaan tentang Islam. Ayatollah Montazeri menjawab beberapa pertanyaanku. Berikut adalah terjemahan suratnya dan jawabanku padanya.

Ayatollah Montazeri adalah imam senior dari Iran yang tadinya dipilih oleh Khomeini untuk menjadi penggantinya. Tapi pandangan Montazeri yang liberal membuat Khomeini marah dan dia pun disingkirkan. Di tahun2 ini, Ayatollah Khamanei, pengganti Khomeini, menjatuhkan hukuman tahanan rumah bagi Ayatollah Montazeri. Tuan Montazeri masih merupakan tokoh oposisi dari Pembaharuan Islam yang percaya pada Islam tapi tidak percaya pada Velayate Faghih. Beliau adalah pemimpin agama yang paling dihormati di Iran.
Lanjutkan membaca ‘Debat Antara Yang Mulia Ayatollah Montazeri dan Ali Sina’

Pendahuluan dari Ali Sina

Oleh: Ali Sina (pendiri FaithFreedom International, eks-muslim asal Iran yang sekarang bersembunyi di barat)

“Islam adalah agama damai”. Ini pernyataan para politisi yang kerap kali kita dengar. Tetapi pernyataan politisi tidak selalu benar. Yang benar adalah : Islam BUKAN agama damai, melainkan agama yang mengajarkan kebencian, teror, dan perang.

Setelah mempelajari dengan seksama Quran dan Hadis, saya simpulkan bahwa banyak yang disembunyikan oleh para pakar Islam, sehingga banyak orang di dunia termasuk orang Muslim sendiri tidak mengetahui apa sebenarnya isi Quran. Islam, seperti yang diajarkan Quran dan Hadis (Biografi dan perkataan Nabi) merupakan agama yang Tidak Adil, Tidak Toleran, Kejam, Tidak Masuk Akal, Diskriminatif, Kontradiktif dan mengagungkan keyakinan buta.

Lanjutkan membaca ‘Pendahuluan dari Ali Sina’


Pages

free counters

Blog Stats

  • 22,550 Pengunjung Murtadin