Berita Muslim Sahih

MENGENAL ISLAM LEBIH DEKAT DENGAN SEGALA KENYATAAN YANG ADA

Asal Usul Islam

Oleh: Ahmed Simon

The Invention of Islam


JAMAN PRA-ISLAM

Menurut sejarah, pada zaman Vikrama (58 S.M. – 415 M.) para Maharaja Candragupta memperluas Kerajaan Hindu yg mencakup India dan jauh sampai seluruh Teluk Arabia di Barat. Para Maharaja ini adalah pengikut setia dewa-dewi Hindu khususnya Dewa Shiva (dewa bulan-Allat) dan istrinya Dewi Dhurga (dewi bulan-Allah).

Para Maharaja mempersembahkan kepada dewa-dewa mereka bangunan-bangunan kuil di seluruh wilayah kerajaan mereka (di Saudi Arabia saja sedikitnya ada 7 kuil peninggalan mereka, termasuk Ka’bah yang masih berdiri sampai saat ini). Bahkan setelah kerajaan Hindu ini runtuh, penduduk Arab masih percaya dan menyembah dewa-dewa itu dan mengagungkan kuil-kuil yang ada sampai datangnya masa nabi Muhammad.

(Untuk lebih detail-nya- lihat artikel “Ka’bah, sebuah kuil Hindu” www.hinduism.co.za ).

ASAL-USUL NABI MUHAMMAD

Muhamad, lelaki suku Quraisy dari wilayah Arab (Arab Saudi sekarang), lahir pada tahun 571 M. Ayahnya, Abdullah, wafat 4 bulan sebelum kelahirannya. Muhamad kecil dan ibunya yang menjanda, Aminah, dilindungi oleh kakeknya, Abdul Mutalib. Pada masa ini, Halimah, seorang wanita Beduin, merawat baby Muhamad. Namun beberapa minggu kemudian Halimah mengeluh bahwa Muhamad dirasuki oleh iblis dan menolak untuk terus merawatnya. Aminah, ibu Muhamad lalu wafat ketika Muhammad berusia 5 tahun. Jadilah Muhamad seorang anak yatim-piatu, dan pada umurnya yang kedelapan, kakek Abdul Mutalib juga meninggal dunia. Muhamad kecil ini lalu diambil-alih oleh paman Abu Talib yang memiliki usaha perdagangan/kafilah dengan Syria.

Pada usia 20 tahun, Abu Talib menyuruh Muhamad bekerja untuk Khadijah, pengusaha kafilah yang sukses. Pada usia 25 tahun, Muhamad menikahi majikannya itu, janda Khadijah yang kaya dan berumur 40 tahun, demikian sehingga jadilah ia seorang ayah tiri bagi 2 orang anak Khadijah hasil perkawinan sebelumnya. Muhamad belum lagi menampakkan “siapa dirinya sesungguhnya” ketika ia menikahi Khadijah. Khadijah-pun wafat. Jadilah Muhamad seorang kaya raya dan kemudian menikahi 9 istri, memiliki lusinan gundik, belum lagi istri-istri simpanan, dan lebih dari seratus budak laki- laki/perempuan. Dia juga bertunangan dengan Aisha yang umurnya masih 6 tahun, lalu mengawininya saat Aisha berusia 9 tahun (8 tahun menurut kalendar umum sekarang). Muhamad terangsang ketika melihat menantunya berganti pakaian dan lalu mengawininya (mantan istri putra angkatnya, Zaid).

Suatu saat Muhamad tertangkap basah sedang memperkosa budak salah satu istrinya (Maryam, budak Sadiah) di luar kesepakatan kawin saat itu, Muhamad malah mengomeli Sadiah yang dikatakannya “membesar-besarkan perkara”. Muhamad dan para pengikutnya sering menyerang desa-desa yang lemah (bahkan desa yang sudah membuat perjanjian damai dengannya) membunuh/memenggal kepala para lelaki dan merampas istri-istri, anak laki maupun anak perempuan mereka dan menjadikan mereka budak, “yang terbaik adalah selalu untuk-nya” demikian Allah mengatakan kepada Muhamad dlm Al-Qur’an.

Di dalam Hadis Sahih Bukhari, tertulis: ketika beberapa pencuri tertangkap, Muhamad memerintahkan pengikutnya untuk mencungkil kedua mata dari masing-masing pencuri dan menyuruh mereka pergi dalam keadaan buta dan berdarah. Dari 68 perang yang dilancarkan Muhamad dan para pengikutnya, hanya satu yang bersifat mempertahankan diri dan sisanya yang 67 adalah penyerangan ofensif yang disulut oleh mereka sendiri.

 

ASAL-USUL QUR’AN

Muhamad mulai mendirikan agamanya setelah tahun 610 Masehi, ketika ia mengangkat dirinya sendiri sebagai utusan Allah, sebagaimana tertulis dalam Qur’an (bukan sebagai nabi). Ia mengaku bahwa Malaikat Jibril yang memerintahkannya (tanpa satu saksi-pun yang bisa membenarkan pengakuannya).

Muhamad mengumpulkan cerita2;

  1. 10% kitab Talmud Babilonia (bukan Taurat Yahudi, namun sebuat kitab lain yang mengandung banyak keanehan);

  2. sekitar 25% dari kuil Hindu/Allah/berhala/ritual dan kepercayaan-kepercayaan yang memang sudah ada saat itu di Saudi Arabia. (Kata “ALLAH” sendiri sebenarnya adalah sebuah kata Sansekerta, dan sesungguhnya tidak pernah ada Allah yang asli dari Islam);
  3. sekitar 10% Animisme (roh-roh, syaitan, Jinn, iblis, mahluk halus, dedemit, dsb.) diambil dari cerita rakyat dan dongeng-dongeng bangsa Arab yang telah lama beredar di zamannya;
  4. sekitar 10% tradisi-tradisi dan budaya bangsa Arab dan 40% sisanya adalah khayalan dan karangan-karangan liar dari Muhamad dan para pengikutnya sendiri.

Semuanya itu membentuk ISLAM, agama baru. Karena Muhamad dan beberapa ratus pengikutnya buta huruf (tidak bisa menulis dan membaca) dan Muhamad memiliki daya ingat yang buruk, para pengikutnya yang lain menghafalkan/merumuskan untuknya ayat-ayat Qur’an yang telah mereka contek atau mereka karang. Namun pada perang Yamamah, hampir seluruh pengikutnya tewas dan ayat-ayat Qur’an yang asli hilang selamanya dan tidak pernah tersusun lagi menjadi sebuah buku sebelum akhirnya Muhammad sendiri tewas akibat diracun, 632 M. oleh budak Yahudinya, yang berkata: “Jika memang engkau adalah seorang rasul, Allah seharusnya bisa menyelamatkanmu”.

Kalif Abu Bakar (632-634 M.) lalu mempercayakan Zayed Ibn Thabit untuk menyusun kembali Quran, dari ingatan-ingatan para istri, gundik, budak (mereka semua buta huruf), dan beberapa kenalan/sahabat yang mengaku mendengar beberapa ayat langsung dari Muhammad dan para pengikutnya. Zayed berhasil mengumpulkan kurang lebih 7,900 ayat. Tetapi susunan pertama ini, mengandung banyak kontradiksi, kejanggalan, kelucuan/ejekan, hal-hal yang membingungkan, dan kesalahan-kesalahan dan akhirnya menimbulkan kesulitan dan masalah yang besar selama beberapa tahun.

Di bawah pemerintahan Kalifah Uthman (644-656), diperintahkanlah agar semua salinan Al-Quran yang beredar ditarik dari peredaran dan dibakar. Zayed untuk kedua kalinya diperintahkan untuk menyusun dan menulis ulang Al-Quran supaya lebih masuk akal dan lebih meyakinkan dari Quran yang asli, yang disimpan oleh Hafsa (janda Muhammad). Zayed berusaha semampunya menulis ulang Quran dan lebih dari 2,000 ayat yang kontradiktif, membingungkan, keliru dan tidak masuk akal dibatalkan / dibuang, beberapa diganti, dan beberapa lainnya ditambahkan atau dicontek sedemikian supaya pembatalan/perubahan-perubahan tersebut dapat lebih masuk akal.

Quran edisi baru ini berkata di Surah 16:101-103 bahwa orang-orang Arab menuduh seorang budak Nasrani telah mengajari Muhammad dan ia lalu dianiaya, dan di 25:4-5 membenarkan dugaan pencotekan dari cerita-cerita rakyat, dan dongeng-dongeng bangsa Arab. Abu Al-Aswad Al Doaly menaruh titik-titik sebagai tanda baca, semasa kekuasaan Mu’awiyah Ibn Abi Sofyan (661-680). Huruf- huruf lalu diimbuhi oleh beragam titik oleh Nasir Ibn Asem dan Hayy ibn Ya’amor, pada masa Abd Al-Malek Ibn Marawan (685-705). Sistem penandabacaan yang lengkap (damma, fataha, kasra), diciptakan oleh Al Khalil Ibn Ahmad Al Faraheedy (wafat 786 M).

Saat ini Quran memiliki hanya 6,241 ayat dari aslinya yang 7,900. Meskipun demikian, mengingat kondisi yang ada saat itu dan fakta bahwa penyusunan mengandalkan sumber dari ingatan-ingatan kaum buta huruf, dsb; dapatlah dipahami bahwa Quran, karangan dan buatan manusia ini masih menyimpan banyak kontradiksi, sumber perbantahan, kejanggalan, keanehan, kekonyolan, hal-hal yang tidak masuk akal dan keliru, belum lagi theori-theori yang berlawanan dengan ilmu pengetahuan. Jadi, tebalnya ayat-ayat Quran yang ada sekarang sesungguhnya berasal dari kata-kata para istri, gundik, istri simpanan, budak dari Muhammad, dan disusun oleh Zayed Ibn Thabit (tidak ada hubungannya sama sekali dengan Tuhan).

 

ISI QURAN

Bab-bab dalam Quran tidak disusun berdasarkan prioritas naratif, kontinuitas, biografi, kronologi, atau kesinambungan urutan, melainkan diatur berdasarkan panjangnya teks – bab yang terpanjang ditulis pertama dan bab terakhir berisi hanya 6 baris. Ayat-ayat ditempatkan tidak berdasarkan urutan logika tertentu dan bercampur-aduk di dalam sebuah tema atau topik-topik yang tidak berhubungan satu sama lain. Orang-orang Nasrani akan terperangah jika melihat tidak adanya nubuatan, tidak ada urutan kronologi, tidak ada gambaran geografis, tidak ada biografi dari siapapun (bahkan tidak juga dari Muhammad), tidak ada aturan penulisan, tidak ada sejarah, amsal, perumpamaan, mujizat, kidung mazmur, pendek kata, yang ada di situ hanyalah perintah dan larangan, seperti halnya manual sebuah mesin cuci; dan disertai gambaran hukuman-hukuman, pembalasan, dan ganjaran.

Sebagai contoh perintah, seluruh umat Muslim harus membantai (membunuh) kaum non-Muslim seperti tertulis di Surah 4:74, 9:5 dan 9:29. Sebagai contoh hukuman, Surah 4:34 memerintahkan para suami untuk mencambuk istri-istri yang tidak patuh dan meninggalkan mereka sampai mereka pasrah dan menyerah. Untuk non-Muslim ‘ganjarannya’ adalah, Surah 2:191 “Bunuhlah mereka (non-Muslim)… demikianlah ganjaran mereka yang menentang aqidah (Islam)”. Kaum Muslimin juga diperintahkan untuk melakukan perintah Sura 8:12 “Aku akan men-teror kaum kuffur. Karena itu, pukullah leher dan setiap sendi mereka dan lumpuhkanlah mereka. Pancunglah kepala mereka dan potonglah setiap jari tangan dan kaki mereka”.

Ada banyak lagi contoh “ganjaran jahat” seperti itu tertulis bagi kaum non-Muslim. Contoh untuk upah kaum Muslim yang berperang dan mati bagi Allah ada di Sura 52:17-20; 55:56-58; 55:70-74 dan 56:37-38, yang menjanjikan hadiah buah-buah terbaik, sungai anggur, dan 72 perawan cantik dan menggiurkan di Firdaus sebagai ganti nyawa mereka yang syahid dan menewaskan sebanyak mungkin kaum kaffir. Bahkan kaum Muslim yang homoseksual pun digambarkan akan diganjar dengan “anak- anak lelaki yang segar bak mutiara” Sura 52:20-24.

Al-Quran juga melarang seluruh Muslim kebebasan “BERPIKIR dan bertindak sesuai kata hati mereka, karena berpikir dianggap adalah pekerjaan Allah dan utusan-nya, Muhammad, lihat Sura 33:36 (dengan kata lain, kebebasan berpikir tidak diperbolehkan di dalam Islam). Nilai ini tertanam dalam ummat Islam mulai dari masa kecil di Madrasah atau Pesantren sehingga tidak heran mengapa orang Muslim sangat takut untuk menantang Qurannya. Mempertanyakan logika Quran dianggap pelecehan dalam Islam (dan fatal hukumannya).

Ayat-ayat dalam Quran dimaksudkan hanya untuk dihafal dan dilantunkan dalam nada tertentu dan tidak memerlukan pengertian dari arti-artinya, dari tulisan Arab kuno itu. Sehingga, umumnya umat Muslim tidak mengerti dan tidak mempertanyakan Quran yang mereka baca, inilah kepercayaan buta. Perbedaan-perbedaan yang ada di dalam Quran saat ini menciptakan lebih banyak masalah, calon- calon haji yang tiba di Mekkah diperiksa dan apabila kitab Quran-nya berbeda dengan Quran kaum Wahabi, akan disita dan dibakar.

 

HADIS DAN SUNNAH

Karena Quran penuh dengan :

  • ayat-ayat yang akhirannya terbuka (artinya terlalu luas);

  • adanya hal-hal yang bersifat penjelasan umum ataupun tidak masuk akal;
  • dan menjurus kepada bermacam2 tafsir ttg kondisi biografis seputar ucapan-ucapan, kebiasaan, dan perbuatan Muhammad dan para pengikutnya;
  • maka dibutuhkan penjelasan lebih lanjut untuk mengerti Quran dgn lebih seksama. Inilah yang dimaksud dengan HADIS, yang juga dianggap kitab suci, tapi nomor dua setelah Quran.

Cukup banyak penulis menghasilkan bermacam Hadis sepanjang rentang waktu 600 tahun (mulai sekitar 800 M. sampai 1,400 M.), dan ini malah menambah banyak kebingungan, perbantahan, dan distorsi, penyelewengan dalam banyak aliran (madhab) oleh berbagai penulis ini, karena hampir semua dari mereka tidak pernah mengenal Muhamad secara langsung.

SUNNAH adalah ‘jalan’ atau ‘cara’ (tersirat di dalamnya perbuatan-perbuatan dan kebiasaan Muhamad), dan juga dianggap suci, namun nomor 3 setelah Quran. Juga di sini, perbedaan-perbedaan yang besar dari berbagai penulis menghasilkan sangat banyak masalah yang tidak diketahui oleh khalayak dan malah menjurus ke kekacauan.

Tergantung dari macamnya aliran Islam, Hadis dan Sunnah yang mereka pilih untuk dituruti, perbedaan-perbedaan di antara umat Muslim sendiri bisa sangat besar sehingga benturan-benturan di antara aliran-aliran tersebut masih berlangsung hingga saat ini seperti di Pakistan, Indonesia, Aljazair, Afghanistan, dan Timur Tengah.

 

HUKUM SYARIAH ISLAM

Ada empat ‘penafsiran’ berkenaan dengan pemberlakuan hukum syariah Islam. Hukum-hukum ini perlahan-lahan berkembang dan diperbaharui, diubah bahkan sampai saat ini, dari negara- ke negara, wilayah ke wilayah, namun semuanya selalu mendasarkan kepada model jurisprudensi abad ke-7.

Kelemahan terbesar syariah adalah bahwa hukum ini tidak memperkenankan ‘bukti-bukti lapangan,’ namun hanya mengakui kesaksian saksi mata untuk sebuah kasus kriminal. Sudah bukan rahasia bahwa di dalam hukum Syariah, mereka yang menginginkan pembalasan atau seseorang yang mereka benci dihukum, cukup membawa saksi-saksi palsu. Catatan rekor memperlihatkan bahwa kaum hawa adalah yang mendapatkan perlakuan paling tidak adil. Sebagai contoh, jika seorang gadis diperkosa, ia harus bisa memperlihatkan sekurangnya 2 atau 4 saksi mata yang ber-reputasi baik (tergantung Syariah mana yang diterapkan) untuk bisa menuduh si pemerkosa. Jika hanya ada seorang saksi mata, bebaslah sang pemerkosa dan bisa memperkosa lagi. Bukan itu saja. Jika si gadis yang diperkosa tersebut hamil akibat tindak perkosaan tersebut, dialah yang akan dihukum mati dengan cara dirajam batu, karena dianggap berzinah (hamil di luar nikah).

Dalam sebuah masyarakat yang demokratis dan modern, sangat diketahui bahwa 92% keputusan kasus kriminal bukanlah didapat dari kesaksian saksi mata melainkan dari ‘bukti-bukti lapangan’ dan penerapan ilmu pengetahuan (mis. DNA, dsb.), yang mana semuanya itu malah dilarang dalam Islam.

Syariah juga berlawanan dengan konvensi/kesepakatan PBB tentang hak azasi manusia. Dapatkah anda bayangkan hidup di sebuah masyarakat di mana pemerkosa, pembunuh, sex-maniak, dsb. berkeliaran bebas karena Islam? Saya tambahkan di sini, juga FITNAH yang membawa akibat fatal bagi mereka yang tak bersalah, karena Syariah adalah hukum yang bersifat totaliter, sangat berdarah. Hanya rasa takut massa mayoritas yang menjadi ciri khas sistem macam ini.

Perempuan-perempuan yang tidak berpendidikan dari abad ke-7, yang merupakan sumber utama dari Al-Quran, terkenal oleh kemampuan fisik dan keahlian seks mereka, bukan oleh akal budi mereka. Mental terkebelakang dari sumber-sumber ini tercermin di dalam Islam. Itulah sebabnya, Islam bersifat regresif (berjalan mundur) dan menjurus kepada kebobrokan. Ini terlihat dari setiap komunitas Muslim. Masyarakat Muslim adalah yang paling cepat mengambil jalan kekerasan, meledak-ledak, berbahaya, membenci, tidak maju, tidak berkembang, kacau, dihinggapi berbagai penyakit, bencana dan lalu tanpa punya rasa malu sebagian kabur ke negara-negara non-Islam.

Lewat migrasi inilah, Muslim membuktikan bahwa Islam itu jahat, adalah kemunduran, dan tidak manusiawi. Jutaan Muslim saat ini, meninggalkan Islam, meskipun “perangkap/perbudakan” Islam adalah benar-benar kejam dan berdarah dingin (membunuh mereka yang keluar/murtad dari agama). Yang tinggal di dalam kultus ini hanyalah mereka yang bodoh, masa bodoh, muslim KTP, atau yang terpaksa, karena tidak dapat berkutik terhadap tekanan-tekanan Islam. Bahkan kaum yang berwenang, ulama bereputasi tinggi dalam Islam pun sangat khawatir dengan cepatnya keruntuhan yang merongrong Islam dari setiap penjuru.

Tekanan kepada PBB untuk melarang Quran yang biadab itu bertambah setiap hari. Sangat tidak diragukan bahwa Islam itu hanyalah buatan manusia dan palsu. Keruntuhan Islam tidak bisa terbantahkan lagi dan bahkan mereka bodohpun dapat melihat hal ini. Kecuali mereka yang masa bodoh ataupun terpaksa.*

27 responses to “Asal Usul Islam

  1. riki 15 September 2009 pukul 7:04 AM

    pejelasannyanya kurang meyakinkan….dan jalan ceritanya tidak nyambung bos….saya tidak percaya apa yang telah di jelaskan oleh ahmed simon….jalan ceritanya aneh…jalan ceritanya juga banyak kesalahannya bos…….!!!!!!!!!! klo boleh kasih tau ya….muhammad itu adalah seorang yang buta huruf tidak bisa membaca…jadi mana mungkin dia bisa mngarang al-quran…????sblum nabi muhammad menjadi seorang nabi..dulunya ia adalah seorang pdagang yang jujur…orang2 qurais juga mengakuinya…sekarang gini aja deh….sampai kapanpun islam akan tetap jaya….meskipun banyak yang akan meghancurkannya dari segala penjuru….

  2. Hendra 17 September 2009 pukul 3:21 AM

    ALQURAN MUST BE DESTROYED

    • masihjniespnya 8 Januari 2010 pukul 5:42 AM

      @ hendra .. hahahaha coba aja klo bisa .. kitab2 lain bisa di hancurin, ampe ada versi bajakan yg jauh beda sama aslinya. tapi AlQura’n ? masih utuh sampe skrg.

  3. pqrto 29 September 2009 pukul 4:16 AM

    Wah anda benar2 ngarang.. Kalau anda bukan dari kaum Islam ya g usah komentar… Itu malah merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita sendiri… Kalau anda menulis artikel tentang Islam belajar lagi lebih lama lagi dan diresapi.. Karena yang anda tulis ini salah semua……………

  4. makruf 7 Oktober 2009 pukul 2:26 AM

    islam harus bodoh, supaya dunia aman, kalau pinter dunia akan dikuasai dan dipaksa ikut aturan islam yg jahat

  5. rudzhartz 8 Oktober 2009 pukul 9:33 PM

    Kasian amat yg buat blog ini. Sakit jiwa…
    Mau-maunya ngurusin agama orang (Islam). Dicaci maki lagi sama setiap pengunjung. Orang yg bodoh. Eh udah dicaci maki, malah dicantumkan pula di blog-nya sendiri… Benar-benar manusi bodoh…
    Kasihan hidupmu, bung!

    Hidup kok malah untuk dimaki-maki orang. Bodoh… bodoh…
    Apa yg kau cari, bung? Makian dan sumpah serapah orang? Baru kali ini aku ketemu website yg pembuatnya dicaci-maki orang…

    Peace ah…

    • torangbanget 21 Januari 2010 pukul 3:18 PM

      tenang bung, saya gk memakinya, walau agama saya di zoliminya, itu bentuk ketidak seriusannya mempelajari ISLAM yg hebat ini….

  6. rizal 21 Oktober 2009 pukul 2:49 AM

    kalau maksud anda baik…
    coba buktikan …
    tunjukkan jati diri anda ke publik or khalayak ramai bila perlu masuk media (tv or koran)..

    berharaplah anda mendapat banyak pengikut, jika tidak anda akan masuk penjara.

    buktikan anda itu pahlawan atau pecundang..?

    saya pengen banget bunuh kamu, sumpah…
    ayo sih kapan n dimana kamu sekarang..?

  7. Pemuda Hizbullah 19 November 2009 pukul 5:44 AM

    Laknatullah!

    terkutuk engkau pemilik web ni!dan jahanam itu tempatmu!

    jika kau berani muncul maka akulah yg siap untuk menebas lehermu dengan pedangku! karena tak ada hukuman yg pantas selain mati untuk pengikut syaiton!

    • Apa Aja 19 November 2009 pukul 9:50 PM

      inilah contoh muslim sejati, di otaknya penuh dgn dendam dan membunuh sesuai dgn ajaran nabi palsu muhamed.
      jidat lu pasti ud item berkarat kebanyakan jedotin pala di ubin…

      hei hizbullah dogol.. ambil sana pedangmu lalu penggal sana penismu…

      • torangbanget 21 Januari 2010 pukul 3:22 PM

        hahahaha….anda hebat, tapi kerdil, hebat memancing emosi, tapi kerdil dalam bertindak….sembunyi di balik media sempit…
        anda ini sepertinya ber kelamin ganda…

        ku doakan semoga ALLAH membuatmu tobat dan masuk ISLAM dgn cara yg benar… :)

  8. Hizbullah 20 November 2009 pukul 6:49 AM

    Ha.. ha.. ternyata makhluk laknat ini punya rasa takut juga!

    Lihat wahai muslim dia membalikan kata pembelaan agama dengan kata dendam,

    Padahal jika ada orang yg mencuri dirumahny lalu tertangkap olehny sya yakin dia akan mengatakan bahkan langsung melakukan hal yg lebih keji dari pada mengtakan memenggal kepada orang yg mencurinya!karena dia takut,karena dia pengecut,karena dia adalah pembohong.

    Itulah Ciri2 orang yg memungkiri isi hatinya,otakny sudah didewakan,dan dirusak oleh syaiton!

    • Apa Aja 20 November 2009 pukul 4:34 PM

      hahaha.. yg syaitooon itu muhammad dasar otak muslim tolol semua…
      apalagi lu hizbullah blo’on… hal2 keji cuma ada di kamus buluk quran… dasar agama setan… muhamad setan pengikutnya jadi kesetanan… jgn2 lu pedophil juga kayak muhammad… hahah

      • sanurchilly 11 Januari 2010 pukul 6:45 AM

        Salam,
        never judge anything in one side only, check carefully, think and see the real. u don’t know anything about islam, qur’an even prophet Mohammad SAW, i think u just copy and paste it from jewesh or any enemy of islam. if u have time, please read qur’an carefully and read the description in ur language, so u’ll know about islam in general, Quran no need to mention about the writter or who create it, coz it made n create direct from God said Allah SWT. If u want to explain about islam, read quran it self carefully once again carefully and detail, dont check it from other books or media, just read it directly from qur’an, u ‘ll find that quran teach people how to love n care each other and how to speak nicely and respect other even other religion too, just read it. have a nice day and be nice to other and watch ur words once again, if u dont know how to speak, go to school and learn it. God bless:)

    • torangbanget 21 Januari 2010 pukul 3:30 PM

      tenang aja hisbulloh….saya suka dgn ini orang, entah apa2 aja dia istilahkan nabi BESAR kita….da merasa dirinya intelek…saya kasihan banget sama ini orang…sumpah….!

      kok ada orang seperi ini???? mengatakan kami (muslim) setan,jahat,dsb…hebat sekali dia… :) …semoga ALLAH mengampuninya…

      ya Rabbi, buka kan pintu hatinya yg beku dan hitam itu….tolonglah umat-mu yg satu ini, apakah dia sudah jauh tersesat??? jika emg layak dia MATI cepat…cabutlah nyawanya segera dgn cara yg wajar…AMIN YA ALLAH…

  9. websitedada 3 Januari 2010 pukul 1:48 PM

    Silaing teh hayang dipaehan ku aing, goblog?… Mani ngahina agama Islam pisan!
    Teu lucu, nyaho!

  10. agribusiness4d 9 Januari 2010 pukul 3:13 AM

    hidup ko buat ngurusin agama orang..
    kaya dirinya sudah bener aj.
    semua ceritannya karangan sendiri dan di buat2..
    manusia ga punya otak dan sampah masyarakat..

    coba agama lo di giniin lo marah/dendam ga??
    klo ga mau orang dendam sama lo, yah lo jangan nulis yang tidak bener mengenai agama islam..
    jadi wajar bila orang dendam dan mau bunuh lo bego..
    lu yang cari masalah eh ada orang marah alasennya inilah ciri orang islam.
    padahal semua agama jika di hina seperti ini juga akan melakukan hal yang sama..

    bodohnya dirimu..

  11. pokokemuslim 10 Januari 2010 pukul 12:23 PM

    lama2 jd geram a bc smua artikel ini,pihak yg brwajib tlng sgera diusut siapa pmlk blog ini,jk tdk swaktu2 a ktm djln ma pmbuat blog ini,akan kukencingi mulut busuknya.

  12. icanutama 12 Januari 2010 pukul 3:34 PM

    hahahahahaha….jg deh baca blog mu :D

  13. debatagama 14 Januari 2010 pukul 12:18 PM

    Blog ini menceritakan ttg Islam dan sejarahnya seakan2 dia yg paling tahu ttg Islam. apa dia sdh hidup pada masa permulaan Islam? bisanya cuma mempelintir fakta sejarah doang.
    Sy tdk mengerti apa maksud anda menghina Islam padahal anda hidup di negara yg mayoritas Islam ini dgn nyaman dan aman tdk seperti org Islam yg di Palestina.

    skrg anggaplah apa yg anda kisahkan ttg Islam di blog ini semuanya benar dan pembaca berniat untuk murtad lantas agama apa yg anda tawarkan kpd pembaca???
    – apa agama hindu&budha yg menyembah berhala/patung??? sdh jelas2 patung2 tsbt dibuat oleh manusia kok malah disembah2, seharusnya patung itu yg menyembah manusia.
    -atau agama yahudi yg menganggap selain yahudi itu adlh binatang??? dan beribadah sambil mengantuk2an kepala ke dinding ratapan??
    – atau agama kristen yg ibadahnya cuma nyanyi2 tiap minggu??? sambil nyembah2 salib dan yesus. yg tuhannya punya keluarga?? ada tuhan ayah, tuhan bunda, dan tuhan anak??? tuhan kok gak beda sama yg diciptakannya kan aneh.
    -atau jd atheis yg tak punya tuhan dan agama dn kerjaannya asik mabuk2an, ngentot sana sini sepuasnya tdk ada pantangan. bila perlupun ibunya dan saudara kandungnya dientotnya. tidak ada dosa selagi suka.

    lantas apa jawabanmu??? agama apa yg pantas bwt pembaca blogmu ini??? (nb.kl berani jgn hapus komenku ini)

  14. sakitsehat 26 Januari 2010 pukul 7:29 AM

    bangsa Lw pada nyakitin sodara w di palestina sekarang gantian w bakalan nyakitin banngsa lw pada di indonesia… gmn perasaan lw jangan sombong lw di indonesia cuma jadi minoritas, presiden ajeh org islam… lw bakalan jawab kita liat ajah nanti, padahal kata2 itu udah sering lw tolak… dasar g punya pendirian.

  15. yesuz 28 Januari 2010 pukul 12:31 PM

    jangan ada yang komentar coz yg buat blog ini saudara gw yg sudah setahun ini masuk rumah sakit jiwa.ma’fin saudara saya ya…

  16. ruldhop 13 Februari 2010 pukul 7:13 AM

    that i know….adam is the first human in this world
    and adam is islam..not hindu..yahudi atau kristian..
    kristian start when yahudi kill their yesus..
    and yesus also islam…

    if truth al quran publish yield from other “kitab”
    give me the statement from that “kitab” you say that hv
    samilarity wit al quran…

    if it this exist…
    aku rasa udah ramai ugama-ugama lain sudah mempertikainya..
    tetapi yang peliknya..kenapa hanya dalam blog ini sahaja yang
    mempertikainya..yang hanya tahu tentang sejarah islam sebenarnya
    sejarah alquran sebenarnya…adakah penganut2 agama lain2
    termasuk ahli-ahli ibadat agama mereka tersangat bodoh sehingga tidak tahu yang rupanya al quran diambil dari kitab2 mereka
    tetapi tidak pernah ada yang memepertikainya..
    kenapa hanya di blog ini???
    anda sedang menghina semua agama…
    cancel murtad

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.003 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: